Aspirasiku Di Tahun Ke 66 Kemerdekaan RI

Gak terasa ya.... 66 tahun sudah negara kita terbebas dari cengkraman kolonialisme bangsa asing. Dari sini mungkin kita patut berbangga dengan kemerdekaan ini. Namun setelah kolonialisme dari bangsa asing itu pergi muncullah beberapa permasalahan yang mendera bangsa ini. Permasalahan tersebut antara lain adalah masalah korupsi dan ketidak adilan. Sehingga tidak semua rakya merasakan nikmanya kemerdekaan.

Sebagai bangsa yang peduli, saya ingin menyampaikan beberapa aspirasi demi kemajuan bangsa ini. Namun saya tidak akan berteriak teriak seperti orang melakukan aksi demo. Saya akan menyampaikan aspirasi saya dalam  bentuk pantun terkait permasalahan besar yang dihadapi bangsa ini. Kita simak yuk...!!!


Gelang cincin emas berkarat
Warnanya murni dan tahan lama
Rakyat miskin rakyat melarat
Karena korupsi dimana mana

Ikan kakap hidup di  laut
Suka berenang hingga terkapar
Banyak pejabat berperut gendut
Tidak Ingat rakyatnya  lapar

Daun lobak dimakan ulat
Ulat merayap tandanya sehat
Bila pejabat ingin selamat
Janganlah  makan uangnya rakyat

Ada tikus bulunya lebat
Bentuk badannya kayak marmuci
Politikus para pejabat
Katakan tidak pada korupsi

Garam kemiri campur gandum
Hangat nya nasi baunya harum
Negara RI negara hukum
Taat tunduklah kepada hukum

Musim duren buahnya lebat
Buah siwalan rimbun daunnya
Wahai hakim wahai aparat
Basmi korupsi wajib hukumnya

Ikan duyung bukanlah gagak
Bukan pula burung merak
Tindak hukum haruslah tegak
Jangan cuma rakyat yang ditindak

Burung nuri suka bergaya
Terbangnya tinggi karena sayapnya
Negara RI negara kaya
Harapan makmur bagi rakyatnya

Sambal  terasi terasa petis
Dibuat rujak campur gubis
Aspirasi ini tidak anarkis
Penyampaiannya baik seperti AXIS

Jalan di kebun tertusuk duri
Mau ngambil daun kemangi
Ini pantun buat  sediri
Pada ulang tahun negeri ini
 
Trims.....

66 Tahun Blak-Blakan_300





Tidak ada komentar:

Posting Komentar